AKU TAK MAMPU BERBICARA HANYA SEBARIS KATA INILAH YANG DAPAT AKU TULISKAN TENTANG APA YANG TERJADI DI SEKITARKU............... Anonim Lan...
Rabu, 10 Juli 2013
kenapa ya tikus suka ngegerogotin sabun mandi?
Bagi Anda yang mempunyai wc dan atapnya langsung terhubung dengan ‘para’ (b.sunda), waspadalah terhadap tikus yang berkeliaran. Apalagi, apabila Anda memakai sabun mandi batangan dan menyimpannya di tempat sabun yang di temple di dinding. Seperti yang saya temukan selama saya berada di rumah dan ketika saya bulak balik kamar mandi. Saya mempunyai kebiasaan mencuci tangan terlebih dulu dengan sabun sebelum saya ‘cebok’ atau aktivitas apapun. Ketika saya mengambil sabun di tempat sabun yang di temple di dinding, saya lihat koq sabunnya jadi kayak gini, yang semula licin tanpa ada sekat atau goresan, sekarang menjadi banyak bekas guratan panjang dua sejajar melintang. Ada banyak bekas guratan tersebut. Saya pun langsung bertanya sama mamah kenapa sabunnya bisa kayak gini. Mamah bilang, itu perbuatan tikus. Langsung saya lihat lagi sabunnya, dan ternyata memamg benar, dua sejajar guratan panjang itu seperti bekas gigitan tikus. Kejadian itu berulang kembali, sampai saya pun mempunyai sabun pribadi yang di taruh di sebelah sabun keluarga yang di temple di dinding. Alhasil, nasibnya sama dengan sabun yang dulu. Sabun pribadi atau khsusus saya itu, banyak sekali bekas gigitan tikus dua sejajar memanjang di sisi sabun yang bentunknya lonjong tersebut. Semakin aneh, saya semakin bertanya dalam hati, kenapa tikus bisa suka sama sabun ya??? Ada yang bisa jawan ga? Mohon di bantu…hehe…makasih sebelumnya.
KULIAH KEPENULISAN FLP BANDUNG LEBIH DEKAT MENGENAL SASTRA
By Akai Ribon
Awalnya kita suka bingung bagaimana cara menyalurkan hobi menulis kita yang sudah mendesak ingin segera diapresiasikan. Berbagai macam ide dan gagasan juga sering muncul seketika ketika kita berfikiran seperti itu. Nah, jawabannya adalah bergabung dengan organisasi kepenulisan atau membuat kelompok bersama yang lainnya untuk membentuk organisasi kepenulisan juga. Tapi kedua hal tersebut memang tidak mudah kalau kita tidak banyak link sesama individu lainnya, terutama bagi individu yang memang memiliki sifat tertutup.
Di Indonesia sendiri banyak organisasi kepenulisan yang di bentuk, salah satunya FLP atau Forum Lingkar Pena. FLP didirikan pertama kali oleh Helvy Tiana Rosa dan sekarang FLP sendiri semakin berkembang pesat sampai luar Indonesia. FLP banyak melahirkan penulis-penulis hebat. Di samping itu kepenulisan juga mempengaruhi dunia sastra yang sekarang ini semakin berkembang dan melahirkan banyak sastrawan-sastrawan baik muda atau tua yang kompeten di bidangnya masing-masing seperti puisi, cerpen, essai, novel, dan lain-lain.
FLP hadir di berbagai daerah di Indonesia untuk melahirkan penulis yang berbakat atau bagi mereka yang memang mempunyai hobi menulis. FLP daerah yang baru-baru ini mengadakan agenda adalah FLP Bandung, yaitu dengan agenda Kuliah Kepenulisan. Di lihat dari namanya saja Agenda ini sangat menarik. Kuliah dan kepenulisan, dua kata yang berbeda, tapi mempunyai makna yang sangat dalam dan menyiratkan bahwa agenda itu sangat kompeten untuk melahirkan atau membuat sesuatu menjadi hebat. Sesuai dengan kata nya “Kuliah” dan “kepenulisan” yang menunjukan aktivitas positif terhadap proses pembelajaran dimana masing-masing kata tersebut mempunyai makna pendidikan untuk mengarahkan seseorang menjadi yang terbaik, terutama dalam hal menulis.
Kuliah Kepenulisan atau disingkat KK merupakan KK ke-1 yang diadakan oleh FLP Bandung. Ketua pelaksana KK ke-1 adalah ketua FLP Bandung sekarang yaitu Sri Hidayanti, yang sebelumnya oleh M. Irfan Hidayatullah. KK ke-1 ini diadakan setiap satu minggu sekali sebanyak 8 kali pertemuan dengan membayar registrasi terlebih dahulu. KK ke -1 ini diikuti oleh seluruh kalangan umum yang tersebar di seluruh wilayah Bandung, mulai dari anak kecil, mahasiswa, siswa SMP dan SMA, karyawan bahkan ibu rumah tangga. Para pengurus FLP Bandung yang membantu agenda ini juga merupakan campuran dari berbagai kalangan, terutama mahasiswa yang sangat dominan.
Ada satu hal yang tidak dapat dipungkiri oleh semuanya bahwa FLP tidak bisa lepas dari kepenulisan. Karena alasan itulah banyak orang yang tertarik dengan KK ke-1 ini. Sesuai dengan namanya, agenda ini seperti pertemuan kuliah biasa. Di setiap pertemuan para mahasiswa KK ke-1 ini diberi materi yang sesuai dengan kepenulisan. Pemberian materi disampaikan oleh orang-orang yang memang berkompeten di bidannya terutama bidang sastra seperti M. Irfan Hidayatullah, Taufik Mulyana, Wildan Nugraha, dan lain-lain.
Karya Sastra merupakan salah satu kajian yang sangat banyak diminati oleh semua orang. Awalnya dari menulis hal yang kecil dan lama-lama hal kecil tersebut menjadi hal yang besar. Aplikasinya bisa dilihat di zaman sekarang. Selain itu banyak media juga yang menampilkan karya sastra tersebut seiring perkembangan zaman. Salah satu yang banyak dibahas dalam kuliah kepenulisan ini adalah membahas karya sastra dan seluk beluknya, macam-macam karya sastra itu sendiri bahkan sampai ke penerbitan.
Karya sastra sudah ada sejak zaman dahulu. Di mulai dari propaganda yang ditulis oleh para pejuang kita, itu juga merupakan salah satu karya sastra yang dikaji pada zaman sekarang. Bagaimana kata-katanya dan penulisan serta ejaannya. Kemudian muncul barisan kata-kata yang di tulis oleh seorang penyair yang disebut puisi.
Kembali kepada kuliah kepenulisan, materi pertama yang disampaikan yaitu ejaan yang disempurnakan. Ejaan yang disempurnakan. Ejaan yang disempurnakan umumnya meliputi ejaan kata, kalimat, dan tanda baca. Semuanya saling berhubungan. Di dalam kata ada yang harus dimiringkan, kata baku atau tidak, capital atau tidak, dan lain-lain. Di dalam kalimat terdapat kalimat ambigu, ketaksaan, kalimat efektif, dan lain-lain. Sedangkan di dalam tanda baca harus diperhatikan penggunaan tanda baca yang benar seperti dimana kita akan menempatkan koma, titik, tanda seru, tanda tanya, tanda petik dan sebagianya. Memang tugas seperti itu kalau dalam sebuah penerbitan dikenal dengan istilah “Editing”, orang yang mengerjakan editing disebut “editor”.
Selanjutnya yaitu mengenai bagaimana menakar bahasa dalam sastra dan perbincangan seputar tata bahasa dan sastra. Materi ini sangat signifikan. Bagi seseorang yang masih awam terhadap karya sastra serta seluk-beluknya akan memandang materi ini sangat sulit. Juga bagi mahasiswa yang bukan dari jurusan bahasa Indonesia, akan terasa lebih sulit juga. Mengapa? Karena memang materi ini lebih dibahas bagi mereka yang benar mengerti akan karya sastra atau mahasiswa jurusan bahasa Indonesia yang setiap harinya bisa saja disuapi dengan banyak karya sastra bahkan dengan permasalahannya yang dulu dan sekarang. Tapi untunglah di KK ini disesuaikan dengan para partisipannya yang kebanyakan dari kalanagan umum dan tidak mengerti karya sastera sebelumnya.
Karya sastra idak bisa lepas dari penggunaan Tata Bahasa. Banyak sekali gaya bahasa yang berupa ungkapan yang digunakan di dalam karya sastra agar tulisannya lebih hiduo dan menarik. Bisa dikatakan bahwa aspek bahasa menempati posisi penting. Di dalam bahasa tidak hanya digunakan sebagai komunikasi saja tapi aspek bahasa juga bisa menunjukkan peradaban suatu daerah atau Negara, pola pikir, dan juga identitas kita bahkan Negara sebagaimana halnya Indonesia yang mempunyai identitas nasional mealui penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Oleh karena itu para ahli bahasa menyadari bahwa bahasa sangat banyak dan membutuhkan sesuatu yang bisa mengikat penggunaannya, yaitu dengan adanya pembakuan bahasa. Pembakuan ini digunakan agar orang tidak salah menafsirkan dan juga bahasa yang digunakan bisa dimengerti oleh orang yang secara umum telah memakai bahasa itu sejak lama dan sudah ditetapkan secara standar di daerah itu sehingga penggunaannya dapat menyebar ke seluruh wilayah. Aspek bahasa juga harus dilihat dari tingkat kesopanan atau tidaknya. Karena aspek bahasa juga seprti yang sudah dikatakan diatas mampu menunjukkan pola pikir seseorang, apakan dia seorang intelek atau biasa saja bisa dilihat dari penggunaan bahasa yang setiap saat keluar dari mulutnya untuk berkomunikasi.
Sebagai seseorang yang sudah diperkenalkan mengeni karya sastra dengan mengikuti KK di FLP tidak lengkap rasanya kalau tidak mengetahui bagaimana sejarah sastra itu muncul. Untunglah materi sejarah sastra turut menghiasi pendidikan ilmu di KK. Sejarah sastra yang selalu berkembang dan mampu membuat seseorang terbius kerana kebearadaannya sudah sangat sering dipertanyakan bagi orang awam. Sejarah sastra yang dapat dikenal dan ditelusuri melalui karya sastra yang sealu hadir dan dibuat sesuai zamannya. Secara singkat Karya sastra sudah ada sejak dulu, terutama karya sastra dengan menggunakan bahasa Melayu (sebelum bahasa Indonesia). Karya sastra muncul sebelum abad ke-20, baik lisan atau tulisan. Para sastrawan mengklasifikasikannya dengan karya sastra Pujangga Baru. Karya sastra ini meliputi syair, puisi, hikayat, dan gurindam. Kemudian karya sastra semakin berkembang dan memunculkan satu masa dimana karya sastra yang ada mulai diterbitkan, yaitu pada masa Balai Pustaka. Lalu diganti dengan masa Pujangga baru, reformasi, dan abad modern sampai sekarang. Itulah sejarah singkat sastra di Indonesia. Walaupun masa terus berganti, tapi karya sastra selalu menarik untuk di kaji.
Selanjutnya, karena karya sastra selalu hadir dan selalu diperbaharui, timbulah kritik sastra. Yang harus di garis bawahi adalah kata kritik itu sendiri. Kritik disini hadir untuk meneliti, menanggapi, dan memberi pendapat mengenai kekurangan dan kelebihan karya sastra yang telah dibuat. Sebuah kritik hadir untuk membangun atau meningkatkan hal yang telah dibuat sehingga menjadi lebih baik lagi. Di samping juga untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab bahwa segala sesuatu itu tidak bisa dibuat hanya begitu saja. Begitupun dengan karya sastra yang telah dibuat. Karya sastra tersebut harus bisa dipertanggung jawabkan dan diperbaiki sehingga kekeliruan tdak muncul lagi ketika pembuatan karya sastra selanjutnya akan dibuat. Tanpa kritik seseorang tidak akan tahu nilai baik atau buruknya dari segala seseuatu yang hadir di dunia ini, begitu pun dengan karya sastra. Kritik bisa muncul oleh para pembaca atau penulisnya sendiri. Namun lebih baiknya kritik sastra timbul dari pembaca bukan dari penulisnya sendiri. Mengapa? Agar tidak terjadi hal-hal yang memang seharusnya timbul untuk bahan diskusi tapi dikarenakan hasil kritik di buat oleh penulis sendiri malah senagaja ditutupi supaya orang lain tidak tahu. Kritik sastra sangat enting untuk perkembangan sastra selanjutnya.
Setelah membahas berbagai macam seluk beluk karya sastra. Kini akan diperkenalkan suatu objek atau pekerjaan yang berhubungan dengan kepenulisan langsung yaitu Penerbitan. Proses penerbitan sebuah buku sangat rumit. Mulai dari proses pemilihan naskah, proses editing apakah naskah layak terbit atau tidak, percetakannya dan proses lain sebelum naskah itu menjadi buku. Disini hal yang menarik dari sebuah penerbitan adalah bahwa sebuah penerbit tidak hanya selalu bergerak dalam bidang penerbitan dan percetakan saja tetapi dalam bidang yang lain juga termasuk bisnis, iklan, fashion bahkan televisi dan media lainnya. Tapi fakta di Indonesia yang sangat memprihatinkan bahwa ketika para penerbit mencetak banyak buku ke pasaran , minat membaca malah semakin turun bahkan satgnan tidak ada peningkatan sama sekali. Oleh Karena itu, agar penerbit, penulis, dan pembaca sama-sama diuntungkan, mari kita budidayakan kecintaan terhadap buku karena membaca adalah jendela dunia.
Agenda KK ini sangat positif. Sebagai penutup tidak lengkap rasanya kalau kita tidak mengetahui FLP itu sendiri. FLP yang merupakan sebuah organisasi ternyata memilki struktur kepengurusan yang sangat lengkap. Sama halnya ketika kita mengikuti kegiatan organisasi di kampus atau disekolah. Mulai dari adanya ketua sampai berbgai macam bidang divisi yang dibuat untuk kemajuan FLP. Setidaknya dengan KK ini kita bisa mengenal FLP dan karya sastra (pementasan drama, puisi, sajak, dan lain-lain) lebih dekat lagi.
AKU TAK MAMPU BERBICARA HANYA SEBARIS KATA INILAH YANG DAPAT AKU TULISKAN TENTANG APA YANG TERJADI DI SEKITARKU...............
Anonim
Langit yang sama yang ku lihat
Disini atau disana
Tak ada yang berbeda
Hanya lukisanNya yang selalu menghiasi
Rasanya beban berkurang
Jiwa kosong
Menyatu dengan alam langit
Yang luasnya terbentang sepanjang kaki melangkah
Tak ada yang lebih menyenangkan
Selain menapaki langit
Di kehidupan yang semu ini
Sendiri…
Tanpa seorangpun dihadapan
Yang membuat cerah setiap hati yang gundah
Termasuk hatiku yang rapuh
Aku menembusnya melewati ratusan titik-titik gelap kehidupan
Membuangnya jauh-jauh ke pekatnya langit
Sampai langit menghapus jejak-jejak kelam itu
Lalu tersenyum lebar
Ringan kaki melangkah
Anonym……
Adakah di dunia ini ada orang yang dapat kupercaya?
Adakah di dunia ini ada orang tak membawa kata penipu?
Ataukah di dunia ini ada orang yang memandang benar kehidupan ini?
Semuanya tak ada jawaban
Hanya lalu-lalang manusia disekitarku
Membawa topeng-topeng mereka sejak lahir
Yang mereka rawat hingga topeng itu menari-nari diatas mereka
Penuh kebusukan
Penuh kebohongan
Diselimuti oleh hembusan-hembusan kata-kata
Dari sepasang bibir
Melompat dari satu sisi ke sisi lain yang berbeda
Menumpuk segudang dosa
Kebenaran tersembunyikan
Bersama kemunafikan
Dan itu termasuk aku.
Anonim….
Kemana harus kulangkahkan kaki ini
Bersama jiwaku yang kosong dan tengah mengembara
Tak mampu ku menahannya
Terlalu kuat dan pekat untuk berontak
Menjadi aneh
Tak peduli orang-orang memandang miring
Karena aku masih punya banyak topeng untuku pakai
Topeng-topeng yang selalu menemaniku disaat kebencian datang
Tak ubahnya seperti binatang
Ya, apakah menjadi binatang akan lebih baik?
Ataukah menjadi tumbuhan akan lebih baik?
Bahkan gunung sekalipun dengan kokohnya tetap berdiri tegak
Aku yang tak mampu seperti itu
Hanya bisa menghembuskan nafas perpisahan terakhir
Apakah ada manusia seperti diriku
Aneh, hina bahkan ak dapat dipercaya
Muhammad (SAW) lahir di Mekkah pada tahun 570 M. Ayahnya meninggalsegera sebelum kelahirannya, dan Beliau kehilangan ibunya di umur 6 tahun. Kemudian Beliau menjadianakyatim piatu muda diasuh terutama oleh pamannya, yang mana Beliau bekerja sebagai gembala. Di umur 9 tahun (beberapa sumber megantakan pada umur 12 tahun), Beliau ikut pamannya bersama kafilah dagang ke Syria.
Sebagai seorang pemuda, Muhammad bekerja sebagai penarik onta antara Syria dan Arabia.Segera, Beliau membangun karir dalam mengatur kafilah untuk kepentingan berdagang.Melalui perjalanan pertama Beliau dengan pamannya dan kemudian dengan karirnya, Muhammad membagun hubungan dengan masyarakat di berbagai Negara dan keyakinan, termasuk bangsaYahudi,Kristen, dan meyembah berhala.
Padaumur 25 tahun, Muhammad dipekerjakan oleh Khadijah, seorang janda kaya i5 tahun lebih tua dari usia Beliau sendiri. Keduanya menikah, dan oleh semua perhitungan cinta dan pernikahan yang bahagia.Awal arsip laporan bahwa “Allah menghiburnya melaluinya (Khadijah).”Walaupun poligami adalah perbuatan yang biasa pada saat itu, Muhammad tidak menikahi istri lain selain Khadijah sampai Khadijah wafat 24 tahun kemudian.
Wahyu Allah
Di akhir usia 30 tahun Muhammad memutuskan untuk mengunjungi gua hiro secara teratur, di pinggiran kota Mekkah, untuk mencarikesunyian dan perenungan. Pada tahun 610 M, usia 40 tahun, Muhammad kembali darisatu kunjungan itu menceritakan pada istrinya. Beliau, keduanya antara hampir gila atau menjadi seorang Nabi, karena Beliau telah di datangi oleh seorang malaikat. Pada awalnya mengagetkan Khadija dan Beliau menjadi orang yang pertama masuk islam.
Muhammad menceritakan bahwas ementara Beliau tak sadarkan diri sama seperti Negara, malaikat Jibril muncul di hadapannya dan berkata “Bacalah!” namun seperti Musa, Muhammad, Nabi yang segan hati. Beliau menjawab, “Aku tidak bisa membaca.”Malaikat Jibril tetap bertahan, dan Muhammad berulang kali mnentang, sampai Malaikat Jibril akhirnya gembira dan memerintahkannya:
Katakan dengan nama Tuhanmu yang Maha Menciptakan!
Menciptakan manusia dari segumpal darah.
Katakanlah: Tuhanmu Maha Pemurah, yang megajarkanmu dengan tulisan; mengajarkan manusia yang tidak tahu (Qur’an 96: 1-3)
Setelah menerima dukungan Khadija, dan ditambah kedatangan Malaikat, Muhammad menjadi percaya diri, sungguh Beliau telah terpilih sebagai Nabi utusan Allah dan mulai berdakwah sebagaimana yang telah diperintahkan.
Pesan Muhammad untuk kaumnya adalah berubah dari kepercayaan penyembah berhala, pelecehand an materialistis, menjauhkan diridariperbuatansetan dan beribadah kepada Allah, Tiada Tuhan selain Allah. Beliaus elaluhati-hati menjelaskan perannya dalam tugas yang diberikan Allah- Beliau hanya seorangNabi. Beliau bukan seorang malaikat, Beliau tidak menggunakan kekuatan gaib. Diadengan bersahaja berkhotbah tentang apa yang diatelah terima.
Di tiga tahun pertama pada masa kenabiannya, Muhammad memperolehs ekitar 40 pengikut.Dan karena ajaran Beliau mengancam kehidupan orang-orang Mekkah, baik Moral atau segiekonomi, Beliau dan para pengikutnya mengalami penganiayaan yang berat. Hambatan pertama datang dari bentuk hinaan, namun segera setelah itu ditambah adanya kekersan. Orang-orang dari kelompok kecil yang melempar batu, dilapisi kotoran ketika mereka sholat, dipukul oleh tongkat, dimasukan kedalam penjara, danmenolakjasaolehpedagang.
Hijrah
Penganiayaan berlanjut semakin meningkat sampai Muhammad menerima beberapa kabar yang datang: Beliau mendapatkan pengikut di Kota Yatsrib, 280 Mil dari Mekkah. Kota ini dalam pencarian pemimpin yang kuat, dan utusan dariYastrib mengusulkan Muhammad untuk mengisi posisi itu.Sekembalinya, mereka berjanji untuk beribadah hanya kepada Allah, mentaati Muhammad dan membelanya dan para pengikutnya sampai mati. Allah meberikan IzinNya pada Muhammad terhadap perjanjian itu, dan Muhammad membuat rencana untuk Hijrah ke Yastrib.
Pemimpin Mekkah mendengar rencana kepindahan Beliau dan mencoba untuk mencegahnya. Tapi Muhammad dan sahabat dekatnya Abu Bakar mengatur hijrah kecil ke utara keluar dari kota, menghindaripencarianolehkelompok Orang-orang Mekkahdantiba di Yatsribdenganaman. Peristiwa ini dikenal oleh orang Muslim sebagai Hijrah. Tahun ketika peristiwa in iterjadiyaitu 622 M, pada tanggal yang mana dimulai nya kalender Islam.Yatsrib diganti menjadi Madina Al-Nabi, “kotaNabi,” dan sekarang dikenal dengan mudah sebagai kota Madinah, “Kota”.
Di Madinah, Muhammad membuktikan dirinya sebagai seorang yang hebat dalam politik dan ahli kenegaraan di samping juga sebagai seorang Nabi.
Melatih keahlian sebagai negarawan yang hebat, Beliau memberi materi pada lima kelompok yang berbeda-beda dan berlawanan suku di kota tersebut, tiga orang diantaranya adalah BangsaYahudi, kedalam sebuah persekutuan secara teratur….Nama Beliau meluas dan orang-orang mulai berkumpul dari setiap penjuru Arab untuk melihat seorang laki-laki yang membuat “keajaiban ini”.
PerjuanganuntukMekkah
Setelah Beliau menetap di Madinah dan memenuhi tugasnya yang telah Beliau serukan, masyarakat Madinah memulai peperangan beberapa tahun terhadap bekas kota tempat tinggal Nabi Muhammad SAW dulu. Pada tahun 624 M, Orang-orang Muslim memenangkan peperangan pertama melawan orang-orang Mekkah. Karena lawannya mempunyai banyak pasukan, Orang-orang Mekkah menganggap kemenangan tersebut sebagai tanda dari Tuhan bahwa Tuhan berada di sisi mereka.Namun, peperangan berikutnya tidak menang, mereka kalah dan Beliau Muhammad terluka.Tapi padatahun 627 M, orang-orang Mekkah menyerang Madinah, dan Madinah menjadi jaya kembali. Nabi tidak kalah lagi.
Pada tahun 630 M, Muhammad dan pasukannya memasang barisan terhadap orang-orang Mekkah dan mengalahkannya. Nabi mempersembahkan kembali Ka’bah kepada Allah, menyaksikan perubahan Islam yang secara perlahan memasukipenduduk Mekkah, lalu kembali keMadinah. Muhammad wafat pada tahun 632 M, setelah hampir menaklukan seluruh jazirah Arab untuk Islam.
Perluasan Islam
Pada tahun 634 M, Islam telah meluas memasuki Jazirah Arab.Dalam kurun 100 tahun dari kematian Nbai Muhammad SAW, perluasan itu telah sampai Atlantik dengan satu petunjuk dan lainnya sampai perbatasan Cina. Kesuksesan ini dikarenakan Kemampuan paras ahabat Nabi Muhammad dalam militer yang besar dan dalam politik, yaituparakhalifah.
Catatan:
Mungkin disini Sejarah singkatnya Nabi,jika ingin membaca lebih lengkap bisa di buka buku Sirah Nabawi.Dalam bukut ersebut dijelaskan secara lengkap bagaimana kehidupan sebelum dan setelah Beliauwafat. Juga para sahabat NabI yang selalu mendukung setiap langkah Beliaud alam memperjuagkan agama Allah (Islam).
Mohon maaf jika ada cerita yang tidaks esuai dalam sejarah singkat ini.Karena jikalau salah menerjemahkan atau menceritakan isidalam Tulsan ini maka sangat besar sekali tanggungjawabnya, terutama dihadapan Allah.Terimakasih.
Alif-Lam-Mim [ huruf-huruf ini adalah salah satu keajaiban Al-Qur’an dan tak seorangpun selain Allah (Sendiri) yang tahu arti huruf-huruf tersebut].
Perbedaannya ada dalam penggunaan tanda baca dan huruf terakhir dari Mim. Sahih Internasional menggunakan koma sebagai pemisah dalam terjemahnya dan Mim ditulis Meemsedangkan Muhsin Khan menggunakan tanda minus atau setrip untuk memisahkan huruf-huruf itu. Dan juga huruf terakhir Mim di tulis biasa seperti dalam bahasa Arab yaitu Mim.
2:2 – Sahih Internasional
Ini adalah kitab yang dimana tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi orang-orang yang sadar (menyeru) akan adanya Allah-
-Muhsin Khan
Ini adalah Kitab (Al-Qur’an), tentang apa yang tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang Al-Muttaqin [orang saleh dan berakhlak mulia yang takut Allah (menjauhkan diri dari segala macam dosa dan perbuatan maksiat sebagaimana Allah telah melarangnya) dan mencintai Allah (melakukan semua perbuatan baik sebagaimana Allah perintahkan)].
2:3 – Sahih Internasional
Yang percaya terhadap perkara yang tak terlihat, mendirikan sholat, dan mengeluarkan apa yang telah Kami berikan untuk mereka,
-Muhsin Khan
Yang percaya kepada yang gaib dan melakukan Shalat (Iqomat-As-Salat), dan mengeluarkan apa yang telah Kami berikan untuk mereka [seperti memberi zakat, mengeluarkan untuk mereka sendiri, orangtua mereka, anak-anak mereka, isteri-isteri mereka dan yang lainnya. Dan juga memberikan sedekah untuk orang yang miskin dan juga orang yang berjuang di Jalan Allah-Jihad, dan lainnya].
2:4- Sahih Internasional
Dan yang mempercayai atas apa yang telah tampak dihadapanmu, [Wahai Muhammad], dan apa yang telah tampak sebelum kamu, dan terhadap akhirat yang sudah pasti [dalam keimanan].
-Muhsin Khan
Dan yang mempercayai dalam (Al-Qur’an dan As-sunnah) yang telah turun (menampakan diri) kepada mu (Muhammad SAW) dan dalam [Taurat (Torah) dan Injil (ajaran), dan lainnya] yang mana telah diturunkan sebelum kamu dan mereka percaya terhadap kepastian adanya hari akhir (akhirat). (kebangkitan, pembalasan terhadap perbuatan baik dan buruk, surge dan neraka, dan lainnya).
2:5 – Sahih Internasional
Mereka yang telah menerima petunjuk yang lurus dari Tuhannya, dan mereka yang berhasil.
-Muhsin Khan
Mereka yang berada dalam petunjuk yang benar dari Tuhan mereka, dan mereka yang berhasil.
2:6 – Sahih Internasional
Sesungguhnya, bagi mereka yang tidak percaya- semua itu sama bagi mereka apakah kamu memperingati mereka atau tidak memperingati mereka-mereka tidak akan percaya.
-Muhsin Khan
Bahwasannya, sesungguhnya bagi mereka yang mtak percaya, itu sama saja untuk mereka apakah kamu (wahai Muhammad SAW) memperingati mereka atau tidak memperingati mereka, mereka tidak akan percaya.
2:7 – Sahih Internasional
Allah telah meletakansebuah pembatas padahati mereka dan pada pendengaran mereka, dan diatas penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka hukuman yang sangat berat.
-Muhsin Khan
Allah telah meletakan sebuah pembatas kedalam hati mereka dan kedalam pendengaran mereka, (seperti mereka ditutup dari mendapatkan petunjuk Allah), dan dalam penglihatan disana ada sebuah penutup. Mereka akan mendapat siksaan yang berat.
2:8- Sahih Internasional
Dan beberapa orang yang berkata, “Kami percaya akan adanya Allah dan Hari akhir,” tapi mereka tidak percaya.
-Muhsin Khan
Dan umat manusia, diantara mereka ada beberapa (orang munafik) yang berkata: “Kami percaya pada Allah dan Hari akhir” sementara itu kenyataannya mereka tidak percaya.
2:9 – Sahih Internasional
Mereka [berfikir terhadap] menipu Allah dan mereka yang percaya, tapi mereka menipu tidak terkecuali untuk mereka sendiri dan tidak merasa [kebohongan itu].
-Muhsin Khan
Mereka hendak [berfikir untuk] menipu Allah dan mereka yang percaya, sementara itu mereka juga menipu mereka sendiri, dan tidak merasakan terhadap [kebohongan itu]!
2:10 – Sahih Internasional
Didalam hati mereka ada penyakit, sehingga Allah menambah penyakit mereka; dan bagi mereka hukuman yang sangat menyakitkan karena mereka [tingkah lakunya] dulu berbohong/berdusta.
-Muhsin Khan
Didalam hati mereka ada penyakit (keraguan dan kemunafikan) dan Allah telah menambah penyakit mereka. Siksaan yang sangat pedih untuk mereka karena mereka dulu mengatakan hal dusta.
Perbedaannya yang ami lihat adalah redaksi kata-kata yang digunakan oleh Muhsin Khan sangat panjang dan lebih lengkap daripada Sahih Internasional redaksinya lebih singkat. Dalam Muhsin Khan banyak menggunakan tanda dalam kurung sebagai keterangan dimana untuk memperjelas. Juga kata-kata yang digunakan Sahih Internasional lebih umum sedangkan yang digunakan Muhsin Khan masih ada kata-kata serapan Arabnya. Oleh karena itu ami lebih mengerti arti dari yang digunakan oleh Muhsin Khan.